Menjelang Akhir Operasi Keselamatan Candi 2026, Polresta Cilacap Utamakan Pendekatan Humanis

AI Technology Feature

CILACAP — Menjelang berakhirnya Operasi Keselamatan Candi 2026, Polresta Cilacap menunjukkan komitmen tegas dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas dengan menindak ratusan pelanggaran serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Hingga tahap akhir operasi, aparat telah mencatat 700 penindakan tilang dan 1.400 teguran kepada pengendara yang melanggar aturan hingga Minggu, (15/02/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Penindakan difokuskan pada pelanggaran berisiko tinggi seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, hingga kelengkapan surat kendaraan.

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, menegaskan bahwa operasi ini bukan semata penindakan, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri untuk melindungi masyarakat di jalan raya.

“Penegakan aturan ini bertujuan menyelamatkan masyarakat. Tilang dan teguran diberikan sebagai langkah edukatif agar pengendara semakin sadar pentingnya keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas selama operasi berlangsung. Petugas di lapangan tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan imbauan persuasif dan sosialisasi keselamatan kepada pengguna jalan agar tercipta budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan.

Dengan capaian tersebut, kepolisian berharap kesadaran masyarakat meningkat dan angka pelanggaran maupun kecelakaan dapat ditekan secara signifikan. Polresta Cilacap memastikan pengawasan dan edukasi akan terus dilakukan meski operasi berakhir, sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.

Author
Admin

superadmin